Sejarah

YSKK adalah sebuah organisasi masyarakat sipil yang independen tidak memiliki afiliasi secara langsung maupun tidak langsung dengan pemerintah, partai politik, agama, suku dan golongan tertentu. YSKK didirkan oleh sekelompok pegiat pemberdayaan masyarakat yang sudah cukup lama berkiprah di berbagai organisasi masyarakat sipil, pada tanggal 12 Mei 2001 di kota Surakarta provinsi Jawa Tengah.

 

Masih banyaknya masyarakat marginal dan rentan yang belum terpenuhi hak-hak dasarnya dari aspek ekonomi, sosial, budaya, sipil dan politik menjadi alasan utama lahirnya YSKK, disamping diilhami oleh semangat gerakan reformasi yang digagas oleh masyarakat sipil dan mahasiswa pada tahun 1998. Atas dasar itulah, YSKK menetapkan diri sebagai bagian dari pelaku pembangunan bangsa yang kritis dan solutif.

 


 

YSKK is an independent civil society organization that has no affiliation directly or indirectly by the government, political parties, religions, ethnicities and classes. YSKK is established on 2001 in Surakarta Central Java by a group of activists of community empowerment who has enough experience in many civil society organizations and were designated as Foundations by the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia, Directorate General of Administration and General Law Number: AHU -4613.AH.01.04.Tahun 2011.

 

The main reason of YSKK's birth is because there are still many marginalized and vulnerable communities whose basic rights from economic, social, cultural, civil and political aspects have not been fulfilled. Besides, YSKK's birth also inspired by the spirit of the reform movement initiated by civil society and students in 1998. Based on that , YSKK established themselves as part of critical and solutive nation's development actors.