Upcoming Event

Loading Event
01

January 1970

Pelatihan Evaluasi Program Partisipatif

Latar Belakang:

Evaluasi program merupakan bagian penting dari manajemen program, di mana pada kegiatan evaluasi tersebut mengandung fungsi pengendalian program. Dalam siklus program, kegiatan evaluasi dapat digunakan untuk pengembangan program. Hasil evaluasi juga dapat digunakan untuk menyesuaikan kondisi yang ada dalam pelaksanaan program selanjutnya. Evaluasi menuntut suatu analisis yang menyeluruh, sistematis, dan obyektif terhadap capaian dan dampak proyek dalam kaitannya dengan tujuan-tujuannya. Tujuan utama evaluasi bukan untuk menghakimi suatu kegiatan dengan suatu keputusan yang tidak obyektif. Jauh lebih strategis, evaluasi dimaksudkan untuk menarik pelajaran dari pengalaman agar dapat menyesuaikan strategi proyek yang ada, mengubah proyek-proyek lain yang sedang berjalan, atau untuk memperbaiki rancangan proyek-proyek baru di masa yang akan datang.

Materi:

Konsep Evaluasi Program Partisipatif

Tahapan dan Desain Evaluasi Program

Evaluasi Partisipatif dengan Kerangka Pikir CIPP

Metodologi Evaluasi Program Partisipatif

Analisis Data dan Pelaporan

Praktik Evaluasi Partisipatif dan Diskusi (Kunjungan Lapangan)

Rencana Tindak Lanjut (RTL)

 

Fasilitator:

Fasilitator pelatihan adalah Tim Konsultan YSKK yang mempunyai pengetahuan, keahlian, dan pengalaman dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat, sedangkan Narasumber pelatihan adalah Akademisi/Praktisi berpengalaman yang sesuai dengan kebutuhan peserta pelatihan.

 

Metode:

Pelatihan ini menggunakan kombinasi serta modifikasi antara Andragogi (Pendidikan Orang Dewasa/POD), Interactive Learning dan Appreciative Inquriy (AI). Semangat yang diusung adalah partisipatif, menghargai berbagai capaian yang telah diraih dan mengembangkannya secara kritis untuk menjangkau masa depan yang lebih baik. Pendekatannya dengan menggali pengalaman peserta sebagai orang dewasa, menempatkan warga belajar sebagai subyek belajar, dan menerapkan teknik pembelajaran partisipatif. Proses pembelajaran dilakukan di ruangan dan di luar ruangan (belajar langsung di lapangan). Metode pembelajaran yang digunakan sangat variatif sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai; seperti ceramah tanya jawab, diskusi, roleplay, brainstorming, curah pendapat, praktik, penugasan, game, dan lain sebagainya sesuai kebutuhan.

Waktu Pelaksanaan: 18-21 November 2019

Lokasi Pelaksanaan: Surakarta, Jawa Tengah

Biaya: Rp 1.500.000,-

Fasilitas: Lunch, 2 coffee break, training kit

Persyaratan: Panitia berhak menunda/membatalkan pelatihan jika peserta yang mendaftar kurang dari 8 peserta.

Event Details